Pengertian Cyber Crime

Ketika menjelajah di dunia maya, Anda perlu berhati-hati dengan kejahatan di media sosial. Karena setiap pengguna internet berisiko mengalami cyber crime. Cyber crime adalah berbagai macam akses ilegal terhadap suatu transmisi data. Dengan kata lain, kejahatan siber merupakan aktivitas yang tidak sah pada suatu sistem komputer atau masuk dalam kategori tindak kejahatan di dunia maya. Sasaran kejahatan siber ini adalah komputer yang terhubung ke jaringan internet.

Cyber crime dilakukan dengan beragam tujuan. Mulai dari iseng mengetes kemampuan hacking, hingga kejahatan serius yang bisa merugikan korbannya secara finansial. Salah satu kejahatan siber yang marak terjadi di Indonesia adalah social engineering attack atau rekayasa sosial. Social engineering merupakan teknik manipulasi yang memanfaatkan kesalahan manusia untuk mendapatkan akses informasi pribadi atau data berharga.

Jenis Jenis Cyber Crime

kejahatan dunia maya ternyata tidak hanya kasus pencurian data seperti di atas. Kenali dan pelajari beberapa jenisnya berikut ini:

1. Identity Theft

Sesuai namanya, pelaku menyerang server website untuk mendapatkan setiap informasi mengenai data pribadi. Jenis kejahatan siber ini menyasar website yang membutuhkan data pelanggan, seperti website membership, toko online, dan lain-lain.

2. Hacking & Cracking

Serupa tetapi tak sama; Hacking dilakukan oleh programmer profesional yang biasanya mengincar kelemahan sebuah sistem keamanan. Cracking merupakan aktivitas hacking yang punya tujuan jahat.

Jadi, para hacker kebanyakan hanya terobsesi membaca sebuah program dan sistem keamanannya. Sedangkan cracker umumnya punya akses untuk mengetahui data sensitif pengguna internet untuk dijadikan alat meraup keuntungan.

3. Carding

Jenis kejahatan siber ini berupa pembobolan credit card alias kartu kredit. Bila terlambat disadari, carding bisa merugikan pemilik kartu kredit karena wajib membayar tagihan yang tidak dilakukannya.

4. Corporate Data Theft

Jenis cyber crime yang satu ini mengincar data-data yang dimiliki sebuah perusahaan. Semua data tersebut kemudian dipakai untuk kepentingan tertentu atau diperdagangkan dengan harga fantastis di pasar gelap.

5. Cyber Typosquatting

Anda mungkin pernah menjadi korban cyber typosquatting tanpa disadari. Pelaku sengaja membuat pelesetan nama domain kemudian menyebarkannya. Pengguna internet yang tidak teliti akan masuk ke laman yang salah. Ada dua kemungkinan yang ingin dicapai, yaitu menjatuhkan domain asli atau mendatangkan trafik ke domain palsu.

6. Social Engineering

Pelaku akan secara random menghubungi korban untuk melakukan pendekatan tertentu dan membuat korban memberi informasi yang diperlukan. Salah satu kasus populer adalah penipuan oleh petugas palsu yang berujung pada minta kode One Time Password (OTP)

Cara Agar Terhindar dari Cyber Crime

Selain yang telah disebutkan di atas, masih banyak jenis kejahatan siber lainnya. Namun, apapun itu, sebaiknya Anda melakukan antisipasi diri agar tidak menjadi korban. Simak bagaimana upaya agar terhindar dari kejahatn siber.

Pakai hosting yang aman: Bila Anda pemilik website, gunakan jasa layanan hosting yang menawarkan perlindungan khusus di sektor keamanan, terutama terhadap serangan malware.

Gunakan SSL/TLS: Lengkapi website dengan fitur keamanan berlapis. Dengan SSL/TLS, tidak hanya performa website naik tetapi juga menandakan website Anda terlindungi.

Update dan backup data berkala: Rajin-rajinlah melakukan update apapun perangkat yang Anda pakai. Selain itu, lakukan backup data secara rutin.

Autentikasi 2 faktor: Pakai metode keamanan 2-Factor Authentication (2FA) untuk mendapatkan kode unik setiap kali login dari perangkat baru.

Password unik: Jangan pakai tanggal ulang tahun untuk password karena mudah ditebak. Selain itu, sebaiknya tidak menggunakan password yang sama untuk lebih dari satu akun.

Jangan sembarang klik link di email: Tautan yang Anda lihat di sebuah email bisa jadi membawa Anda ke website berbahaya atau menuntun pada pengunduhan aplikasi yang disisipi malware.

 Kode OTP hanya untuk Anda: Jangan berikan kode OTP pada orang lain, apapun alasannya!
Hindari wifi gratis: Koneksi internet gratis di tempat umum bisa jadi godaan untuk menghemat kuota. Sayangnya, ini kerap dimanfaatkan untuk peretasan.

Kesimpulan

Kejahatan tidak hanya ada di dunia nyata melainkan di dunia maya pun bisa berbahaya dan merugikan. Yang paling penting adalah selalu jaga kerahasiaan data Anda. Selain itu, jangan mengunggah data maupun informasi pribadi ke media sosial. Bijaklah menggunakan internet demi terhindar dari cyber crime!

WeCreativez WhatsApp Support
CS kami siap membantu anda..